Dengan demikian, ketiga proyek tersebut memiliki total kapasitas PLTS mencapai 34 MWp dan sistem penyimpanan energi sebesar 28,3 MWh.
Manajemen ARKO mengatakan, penandatanganan perjanjian tersebut sekaligus memperluas serta mendiversifikasi portofolio pembangkit listrik ke segmen PLTS.
(DESI ANGRIANI)