sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Anak Usaha Blibli (BELI) Perluas Layanan Fulfillment ke Perdagangan hingga Distribusi

Market news editor Yulistyo Pratomo
10/09/2026 18:52 WIB
Anak usaha Blibli, FAS, memperluas cakupan layanan bisnisnya dari fulfillment ke sejumlah bidang lain, mulai dari pengelolaan perdagangan hingga distribusi.
Anak Usaha Blibli (BELI) Perluas Layanan Fulfillment ke Perdagangan hingga Distribusi. (Foto: Yulistyo Pratomo/IDX Channel)
Anak Usaha Blibli (BELI) Perluas Layanan Fulfillment ke Perdagangan hingga Distribusi. (Foto: Yulistyo Pratomo/IDX Channel)

IDXChannel - Anak Usaha PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) atau Blibli, FAS, memperluas cakupan layanan bisnisnya dari fulfillment ke sejumlah bidang lain, mulai dari pengelolaan perdagangan, pemasaran, distribusi, hingga layanan pendukung bisnis.

Langkah perubahan kebutuhan pelaku usaha menjadi salah satu faktor yang mendorong pengembangan layanan. Di mana perkembangan marketplace, social commerce, serta toko fisik membuat sejumlah perusahaan harus mengelola berbagai kanal penjualan secara bersamaan.

“Ketika brand berkembang dan channel penjualannya semakin beragam, kebutuhan terhadap inventory, fulfillment, distribution, hingga customer experience juga semakin terintegrasi,” kata Operations Director FAS Bayu Sudjono dalam pertemuan dengan jurnalis di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

FAS mengemas pengembangan layanannya melalui pendekatan yang disebut Build, Sell & Scale. Dalam skema tersebut, perusahaan membagi dukungan kepada mitra bisnis ke dalam tahap pembangunan fondasi operasional, pengelolaan aktivitas penjualan, dan perluasan skala usaha.

Menurut data perusahaan, FAS saat ini mengoperasikan 15 gudang dengan total luas sekitar 200.000 meter persegi. Perusahaan mencatat volume pemrosesan lebih dari 15 juta unit per bulan dengan tingkat akurasi inventori yang diklaim mencapai 99,8 persen.

Layanan operasional FAS mencakup fulfillment, pengiriman melalui BES, layanan pelanggan, serta rencana pengembangan layanan rantai dingin atau cold chain.

Dari sisi perdagangan, FAS Commerce digunakan untuk mengelola aktivitas penjualan di sejumlah platform. Berdasarkan keterangan perusahaan, layanan tersebut saat ini mengelola nilai transaksi atau gross merchandise value (GMV) lebih dari USD200 juta dan terhubung dengan sembilan platform, termasuk Shopify dan TikTok Shop.

FAS juga mengembangkan layanan pemasaran melalui aktivitas afiliasi, produksi konten, dan live commerce. Perusahaan menyebut memiliki 20 studio siaran langsung serta jaringan lebih dari 2.000 afiliator.

Sementara pada sektor distribusi, FAS menawarkan layanan distribusi dan skema perdagangan yang ditujukan untuk membantu mitra memperluas jangkauan produk ke kanal penjualan fisik maupun digital.

Selain itu, perusahaan menyediakan layanan tambahan melalui FAS Insight dan FAS Solutions, antara lain berupa analisis kebutuhan bisnis, pembuatan situs web, pengadaan barang, dan sejumlah solusi operasional lainnya.

Commercial Director FAS Alvin Hadibowo mengatakan perusahaan berupaya memperluas perannya dari penyedia fulfillment menjadi penyedia layanan yang mencakup lebih banyak bagian dalam operasional bisnis mitra.

"Bagi FAS, menjadi growth partner berarti berada di sisi brand bukan hanya ketika mereka membutuhkan fulfillment, tetapi juga sepanjang perjalanan pertumbuhannya," kata Alvin. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement