IDXChannel – Banyak investor pemula yang bingung apa yang harus dilakukan saat saham turun. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tidak mengalami kerugian.
Seperti diketahui, saham merupakan salah satu investasi di pasar modal yang cukup fluktuatif. Ada masanya harga saham akan mengalami kenaikan, namun ada juga waktu ketika harga saham mengalami penurunan bahkan anjlok.
Dalam hal ini, investor perlu cermat dalam mengambil tindakan agar tidak berujung kerugian. Lalu, apa yang harus dilakukan saat saham turun? IDXChannel mengulas beberapa tipsnya sebagai berikut.
Tips yang Harus Dilakukan saat Saham Turun
Naik turunnya harga saham merupakan hal lumrah yang terjadi di pasar modal. Pasar saham bisa saja mengalami penurunan ketika sentimen negatif beredar. Biasanya, banyak investor pemula yang terburu-buru menjual saham di bawah harga hingga akhirnya merugi atau disebut panic selling.
Agar terhindar dari kerugian saat saham turun, Anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut.
1. Tetap Tenang dan Pantau Perkembangan Harganya
Tak dipungkiri, ketika harga saham turun, investor tentu mengalami kepanikan. Namun, panik tentu tidak akan menyelesaikan masalah. Anda justru akan terjebak pada kondisi tergesa-gesa hingga melakukan panic selling.
Ketika saham sedang mengalami tren turun, Anda perlu mengamati terlebih dulu perkembangan harganya. Anda perlu melihat riwayat harga saham tersebut. Sebab, biasanya grafik pergerakan saham yang dulu akan terulang di masa depan.
Sebelum harga saham tersebut menyentuh titik support, biasanya peluang untuk pump atau naik cukup besar. Jikaa harga berada di titik resisten, maka pergerakan harganya akan terus naik di mana sahamnya akan membentuk resisten baru.
2. Tetap Simpan Saham Anda
Anda bisa mengambil langkah untuk tetap menyimpan saham Anda jika masih ada kemungkinan harga saham tersebut mengalami kenaikan kembali. Apalagi, jika saham koleksi Anda merupakan saham big cap atau blue chips yang memiliki kapitalisasi pasar besar dan fundamental perusahaan yang baik. Saham tersebut memiliki peluang kenaikan harga yang besar.
3. Fokus Pada Saham Berfundamental Baik
Ketika saham mengalami penurunan, tentu itu bukan akhir dari segalanya. Anda bisa menerapkan strategi lain yakni dengan membeli saham saat harga sedang turun. Meski demikian, Anda perlu jeli dan fokus pada saham yang berfundamental baik. Sebab, saham berfundamental baik inilah yang memiliki kesempatan emas untuk memiliki kenaikan harga di masa mendatang dan cocok untuk investasi jangka panjang.
4. Mengambil Langkah Cut Loss pada saat yang Tepat
Ketika harga saham terus mengalami penurunan atau tren turun bertahan lama, Anda bisa mengambil langkah cut loss. Cut loss adalah upaya yang bisa dilakukan investor dalam memotong kerugian agar tidak terlalu besar. Anda bisa menjual saham di harga yang lebih rendah dari harga beli agar tidak mengalami kerugian terlalu banyak. Anda bisa mempertimbangkan cut loss apabila terjadi perubahan kinerja pada fundamental perusahaan.
5. Tetap Pegang Dana Likuid
Dalam berinvestasi, Anda juga tetap harus memiliki dana likuid untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan begitu, ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan di market, Anda bisa memastikan bahwa cash flow Anda tidak akan terganggu.
Itulah ulasan mengenai apa yang harus dilakukan saat saham turun. Anda bisa melakukan beberapa tips ini saat terjadi tren turun di pasar saham.