sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Apa yang Harus Dilakukan saat Saham Turun? Begini Tipsnya

Market news editor Ratih Ika Wijayanti
27/02/2023 16:48 WIB
Banyak investor pemula yang bingung apa yang harus dilakukan saat saham turun. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tidak mengalami kerugian.
Apa yang Harus Dilakukan saat Saham Turun? Begini Tipsnya. (Foto: MNC Media)
Apa yang Harus Dilakukan saat Saham Turun? Begini Tipsnya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Banyak investor pemula yang bingung apa yang harus dilakukan saat saham turun. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar tidak mengalami kerugian.

Seperti diketahui, saham merupakan salah satu investasi di pasar modal yang cukup fluktuatif. Ada masanya harga saham akan mengalami kenaikan, namun ada juga waktu ketika harga saham mengalami penurunan bahkan anjlok. 

Dalam hal ini, investor perlu cermat dalam mengambil tindakan agar tidak berujung kerugian. Lalu, apa yang harus dilakukan saat saham turun? IDXChannel mengulas beberapa tipsnya sebagai berikut. 

Tips yang Harus Dilakukan saat Saham Turun 

Naik turunnya harga saham merupakan hal lumrah yang terjadi di pasar modal. Pasar saham bisa saja mengalami penurunan ketika sentimen negatif beredar. Biasanya, banyak investor pemula yang terburu-buru menjual saham di bawah harga hingga akhirnya merugi atau disebut panic selling. 

Agar terhindar dari kerugian saat saham turun, Anda bisa melakukan beberapa hal sebagai berikut. 

1. Tetap Tenang dan Pantau Perkembangan Harganya

Tak dipungkiri, ketika harga saham turun, investor tentu mengalami kepanikan. Namun, panik tentu tidak akan menyelesaikan masalah. Anda justru akan terjebak pada kondisi tergesa-gesa hingga melakukan panic selling. 

Ketika saham sedang mengalami tren turun, Anda perlu mengamati terlebih dulu perkembangan harganya. Anda perlu melihat riwayat harga saham tersebut. Sebab, biasanya grafik pergerakan saham yang dulu akan terulang di masa depan. 

Sebelum harga saham tersebut menyentuh titik support, biasanya peluang untuk pump atau naik cukup besar. Jikaa harga berada di titik resisten, maka pergerakan harganya akan terus naik di mana sahamnya akan membentuk resisten baru.  

2. Tetap Simpan Saham Anda

Anda bisa mengambil langkah untuk tetap menyimpan saham Anda jika masih ada kemungkinan harga saham tersebut mengalami kenaikan kembali. Apalagi, jika saham koleksi Anda merupakan saham big cap atau blue chips yang memiliki kapitalisasi pasar besar dan fundamental perusahaan yang baik. Saham tersebut memiliki peluang kenaikan harga yang besar.  

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement