ACD merupakan bagian dari ACE United Group, perusahaan konstruksi dan rekayasa industri terkemuka yang berpusat di Shanghai, China. Perseroan menegaskan, keputusan memilih ACD dilakukan setelah melalui proses seleksi yang ketat.
"Perusahaan tersebut memiliki rekam jejak operasional di lebih dari 30 negara dan telah menyelesaikan berbagai proyek strategis di Indonesia sejak tahun 2009," katanya.
Pembangunan gudang tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kontrak sewa gudang antara perseroan dengan PT Global Yimi Cargo (J&T Cargo) pada 11 Februari 2026. J&T Cargo akan menyewa gudang tersebut selama 120 bulan atau 10 tahun dengan nilai kontrak Rp221 miliar.
Dalam kontrak tersebut, ARGO akan menjadi pemberi sewa (lessor) dan J&T Cargo selaku penyewa (lessee). Transaksi ini tidak hanya mendukung ekspansi kegiatan usaha di sektor properti, melainkan akan memberikan dampak pada pendapatan usaha perseroan.
Argo Pantes merupakan bagian dari Grup Argo Manunggal milik The Ning King. Perusahaan yang awalnya bergerak di sektor tekstil tersebut mengubah arah bisnisnya ke sektor logistik sejak 2016.