sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Auto Rejection Kembali Simetris, Analis Soroti Potensi Normalisasi oleh MSCI

Market news editor Desi Angriani
27/09/2026 10:31 WIB
BEI akan mengubah klasifikasi batas auto rejection dalam perdagangan saham mulai 28 September 2026.
Auto Rejection Kembali Simetris, Analis Soroti Potensi Normalisasi oleh MSCI (Foto: iNews Media Group)
Auto Rejection Kembali Simetris, Analis Soroti Potensi Normalisasi oleh MSCI (Foto: iNews Media Group)

Perubahan kebijakan ini beriringan dengan rencana pengembangan fasilitas perdagangan short selling. Adapun daftar efek yang dapat ditransaksikan melalui mekanisme short selling juga akan diumumkan pada 28 September 2026.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, perdagangan short selling ditargetkan mulai berjalan pada 1 Oktober 2026. Pada tahap awal, instrumen yang dapat diperdagangkan melalui fasilitas tersebut hanya mencakup sekitar tiga hingga lima saham yang masuk dalam indeks LQ45.

Stockbit menilai, penerapan kembali batas auto rejection yang simetris merupakan bagian dari normalisasi kebijakan setelah BEI menurunkan batas ARB pada April 2025 sebagai respons terhadap peningkatan volatilitas pasar yang dipicu trade war 2.0.

“Secara umum, kami menilai bahwa penyesuaian batas auto rejection dan perubahan batas harga minimum di atas sebagai bagian dari kelanjutan reformasi pasar modal Indonesia,” ujar Stockbit dikutip Minggu (27/9/2026).

Menurut Stockbit, perubahan ini berpotensi mendukung normalisasi perlakuan terhadap pasar Indonesia oleh penyedia indeks seperti MSCI.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement