Selain itu, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 menargetkan akses air minum jaringan perpipaan sebesar 40,20 persen pada akhir tahun 2029, meningkat dari capaian 2025 yang tercatat sebesar 30,15 persen.
(DESI ANGRIANI)