David menegaskan paparan abu vulkanik berisiko memicu gangguan saluran pernapasan (ISPA) dan iritasi. Kondisi ini langsung mendongkrak lonjakan permintaan alat kesehatan (masker, obat pernapasan, eye drops), yang berpotensi menjadi katalis positif jangka pendek (short-term momentum) bagi emiten sektor kesehatan (healthcare).
Merespons dinamika market ini IPOT yang didukung infrastruktur institusi, dana kelolaan Rp312 Triliun dan The First Full Scale AI Powered Trading Decision Engine dengan fitur-fitur berteknologi AI untuk membantu pengguna muda menganalisis pasar, memberikan rekomendasi portofolio yang relevan, hingga membantu mengambil keputusan investasi secara lebih presisi, cepat, dan terukur merekomendasikan saham-saham berikut ini untuk trading pekan ini.
1. Buy CDIA (Current Price: Rp452, Entry: Rp452, Target Price: Rp500 (10,62 persen), Stop Loss: Rp432 (-4,42 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:2.4). Emiten PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) berpotensi dari area resistance MA60 dynamic dan pada Jumat pekan lalu naik dengan high volume sehingga layak buy pada pekan ini.
2. Buy TBIG (Current Price: Rp1.515, Entry: Rp1.515, Target Price: Rp1.650 (8,91 persen), Stop Loss: Rp1.455 (-3,96) dan Risk to Reward Ratio 1:2.3). Saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berpotensi keluar dari area konsolidasi dan dalam jangka pendek konsisten di atas MA5 sehingga layak ditradingkan pekan ini.
3. Buy CBDK (Current Price: Rp4.050, Entry: Rp4.050, Target Price: Rp4.300 (6,17 persen), Stop Loss Rp3.940 (-2,72 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:2.3. Saham PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) dalam jangka pendek breakout dari ascending triangle pattern dan indikator MACD kembali mengarah bullish sehingga layak ditradingkan pekan ini.