sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bisnis Ritel Masih Jadi Sumber Pertumbuhan Asuransi Tugu (TUGU)

Market news editor Kunthi Fahmar Sandy
03/07/2026 16:53 WIB
Prospek saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) kembali mendapat perhatian dari pelaku pasar.
Bisnis Ritel Masih Jadi Sumber Pertumbuhan Asuransi Tugu (TUGU) (FOTO:iNews Media Group)
Bisnis Ritel Masih Jadi Sumber Pertumbuhan Asuransi Tugu (TUGU) (FOTO:iNews Media Group)

Prospek tersebut juga didukung kondisi makro yang dinilai masih kondusif. Pertumbuhan ekonomi, meningkatnya aktivitas di sektor energi, serta kenaikan kebutuhan perlindungan risiko diperkirakan akan mendorong permintaan produk asuransi, khususnya pada proyek-proyek energi yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama TUGU.

Fundamental TUGU juga tetap solid. Menurut catatan Mirae Asset Sekuritas, sepanjang 2025, insurance service result meningkat menjadi Rp1 triliun, pendapatan investasi naik 61,1 persen secara tahunan menjadi Rp717 miliar.

Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham melonjak 77,1 persen menjadi Rp711 miliar. Kinerja tersebut ditopang oleh underwriting yang lebih baik, hasil investasi yang meningkat, serta efisiensi operasional.

Mirae Asset juga mencatat implementasi PSAK 117 tidak mengubah kekuatan neraca. TUGU tetap memiliki ekuitas konsolidasian di atas Rp10 triliun dan ekuitas induk lebih dari Rp5 triliun, sehingga tetap memiliki kapasitas permodalan yang kuat untuk mendukung ekspansi bisnis maupun memenuhi kewajiban klaim.

“TUGU menawarkan kombinasi yang kuat antara spesialisasi di sektor energi, dukungan Pertamina, global rating AM Best, RBC yang solid, pendapatan investasi yang kuat, kualitas laba yang membaik, serta potensi upside dari konsolidasi BUMN dan industri asuransi secara luas. Investment case TUGU ditopang oleh neraca yang kuat, eksposur khusus pada risiko korporasi besar dan sektor energi, peningkatan profitabilitas sepanjang 2025, serta potensi rerating apabila investor semakin memahami profil manajemen risiko TUGU," dikutip dari catatan Mirae Asset Sekuritas.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement