Selain itu, BREN juga menuntaskan dua sumur eksplorasi di proyek Hamiding pada Desember 2025. Proyek tersebut diperkirakan memiliki potensi sumber daya antara 55-60 MW yang menandai tahap berikutnya dari strategi ekspansi panas bumi perseroan.
Selain itu, perseroan juga telah menyelesaikan proyek retrofit Wayang Windu pada kuartal I-2026 yang semakin meningkatkan kinerja keseluruhan pembangkit listrik.
Ke depan, BREN akan terus melanjutkan pengembangan Salak Unit 7 dan Wayang Windu Unit 3, yang keduanya ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2026.
"Setelah proyek tersebut selesai, kapasitas panas bumi perseroan diperkirakan melampaui 1 GW, sekaligus memperkuat posisi BREN sebagai salah satu perusahaan energi terbarukan terkemuka di Indonesia," kata Hendra.
(Rahmat Fiansyah)