IDXChannel - Bursa saham Asia cenderung melemah pada perdagangan Kamis (24/9/2026), di tengah tekanan kenaikan imbal hasil obligasi dan investor yang mencermati ketegangan di Timur Tengah serta perkembangan hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dan China.
Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,64 persen. Di Jepang, indeks Nikkei 225 justru menguat 1,73 persen, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 1,2 persen dan menyentuh level terendah dalam lebih dari tiga bulan.
Pergerakan pasar terjadi setelah pasar obligasi global kembali berada dalam tekanan.
Saat pasar Tokyo dibuka setelah libur tiga hari, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun melonjak ke level tertinggi dalam 30 tahun, mengikuti aksi jual tajam di pasar Treasury AS pada perdagangan sebelumnya.
Imbal hasil JGB 10 tahun naik 8 basis poin menjadi 3,06 persen, level yang belum terlihat sejak Agustus 1996.