G7 sepakat melepas 100 juta barel minyak mentah dan produk bahan bakar dari cadangan darurat serta tidak membatasi ekspor.
Presiden AS Donald Trump melalui Truth Social mengatakan negara-negara Eropa sepakat melepas persediaan diesel dalam jumlah besar dan prosesnya akan segera dimulai.
Dalam pernyataannya, G7 menyebut pelepasan cadangan tersebut akan dilakukan selama empat bulan.
"Langkah ini dilakukan setelah tekanan dari AS, yang kini menghadapi kekurangan pasokan domestik setelah menggunakan cadangannya sendiri selama enam bulan terakhir," tulis analis ANZ Research.
Analis ANZ juga mencatat produsen minyak di kawasan Teluk Persia masih berupaya meningkatkan volume pengiriman melalui Selat Hormuz meski risiko terhadap kapal tetap tinggi.