Harga minyak melemah setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mempertimbangkan pelonggaran sejumlah sanksi terhadap Rusia, meskipun keputusan final belum ditetapkan.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pada Sabtu (17/10/2026) bahwa Trump akan membutuhkan waktu hingga 60 hari untuk menilai dampak ekonomi dari kebijakan tersebut.
Harga minyak mentah Brent turun 1,6 persen menjadi USD108,06 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 0,7 persen menjadi USD100,70 per barel.
Namun, risiko geopolitik masih membayangi pasar energi. Iran melaporkan sebuah kapal tanker kembali menabrak ranjau di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia.
Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun turun 3 basis poin menjadi 5,0645 persen.