IDXChannel - Produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menetapkan dividen tunai senilai Rp60 miliar atau setara Rp2,5 per saham untuk tahun buku 2025.
Keputusan dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Senin (22/6/2026). Salah satu agenda rapat yakni menetapkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 yang sebesar Rp381,8 miliar.
Pemegang saham menyetujui dividen Rp60 miliar atau sekitar 16 persen dari laba bersih tahun lalu. Sisanya sebesar Rp1 miliar dicatat sebagai dana cadangan umun, sedangkan sisanya lagi Rp320,8 miliar dibukukan sebagai saldo laba ditahan.
Sepanjang 2025, CLEO mencatat penjualan Rp2,83 triliun, tumbuh 4,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,69 triliun, mencerminkan prospek bisnis AMDK yang cukup kuat. Adapun EBITDA turun 7,4 persen menjadi Rp845 miliar.
Sementara laba kotor relatif stagnan di level Rp1,58 triliun dengan margin turun dari 58 persen menjadi 56 persen. Laba bersih turun 18 persen menjadi Rp390 miliar imbas kenaikan beban.
Penurunan laba bersih tersebut membuat perusahaan milik konglomerat Hermanto Tanoko itu menetapkan dividen lebih rendah 50 persen daripada sebelumnya. Untuk tahun buku 2024, CLEO membagikan dividen tunai Rp120 miliar atau Rp5 per saham.
Berikut jadwal penyaluran dividen CLEO:
1. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 30 Juli 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 1 Juli 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai : 2 Juli 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai : 3 Juli 2026
5. Pembayaran Dividen : 22 Juli 2026
(Rahmat Fiansyah)