IDXChannel - Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyarankan agar arah kebijakan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 memprioritaskan penyelamatan kelas menengah yang saat ini terus mengalami tekanan.
Penurunan daya beli kelompok masyarakat kelas menengah dinilai menjadi salah satu persoalan krusial yang belum teratasi dengan optimal. Intervensi kebijakan belanja negara yang lebih taktis dan tepat sasaran dinilai mendesak guna mengungkit kembali roda perekonomian nasional secara merata.
"Terutama mengatasi permasalahan ekonomi yang belum bisa diatasi sekarang adalah kelas menengah yang mengalami penurunan, jadi bagaimana belanja APBN ini diarahkan pada penciptaan lapangan pekerjaan, dan pada sektor-sektor yang bisa atau berkaitan dengan income dan pekerjaan kelas menengah," ujar Direktur Eksekutif CORE Indonesia, M. Faisal, saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).
Selain alokasi penyelamatan kelas menengah, Faisal menekankan RAPBN 2027 juga harus menyeimbangkan ketahanan fiskal dalam negeri dengan menjaga defisit anggaran tetap di bawah ambang batas 3 persen.
Langkah kehati-hatian ini dinilai sangat beralasan mengingat postur utang Indonesia yang sudah tergolong besar, yang sebagian merupakan akumulasi pembiayaan darurat selama masa pandemi Covid-19 lalu.