Sementara itu, sektor aktivitas keuangan mencatat penurunan 7.000 pekerjaan. Jumlah tenaga kerja di sektor tersebut kini telah turun 129.000 dari level puncaknya pada Mei 2025, dengan sebagian besar penurunan terjadi pada perusahaan asuransi, menurut Departemen Tenaga Kerja AS.
Tingkat pengangguran juga naik menjadi 4,2 persen pada September, dari 4,1 persen pada Agustus. Angka tersebut lebih tinggi dari proyeksi ekonom yang memperkirakan tingkat pengangguran tetap di 4,1 persen.
Data ketenagakerjaan tersebut menjadi perhatian pasar menjelang pertemuan kebijakan moneter The Fed pada 27-28 Oktober 2026.
Ekspektasi bahwa bank sentral AS akan kembali menaikkan suku bunga telah menurun dalam beberapa hari terakhir, seiring data inflasi yang lebih rendah dari perkiraan serta pernyataan sejumlah pejabat The Fed yang mengindikasikan belum perlunya kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.
The Fed sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September sebagai bagian dari upaya menekan inflasi yang masih tinggi. Tekanan inflasi disebut turut dipengaruhi oleh perang di Timur Tengah serta tingginya belanja untuk pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI).