Dari sisi neraca, total aset DMAS per 30 September 2026 tercatat sebesar Rp8,44 triliun, meningkat 19 persen dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp7,12 triliun. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh peningkatan kas dan setara kas.
Posisi kas dan setara kas perseroan mencapai Rp1,8 triliun per akhir September 2026, naik 380 persen dibandingkan Rp377 miliar pada 31 Desember 2025.
Sementara itu, total liabilitas DMAS tercatat sebesar Rp1,13 triliun. Adapun, total ekuitas meningkat sekitar 11 persen menjadi Rp7,31 triliun dari Rp6,61 triliun pada akhir 2025.
Perseroan menyatakan tidak memiliki utang. Dengan posisi kas bersih tersebut, DMAS melanjutkan pengembangan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta yang mengintegrasikan kawasan industri, komersial, dan hunian.
(Rahmat Fiansyah)