AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

DGNS Milik Bundamedik (BMHS) Cetak Pendapatan Rp168,8 Miliar di Semester I-2021

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Sabtu, 28 Agustus 2021 21:07 WIB
DGNS milik Bundamedik (BMHS) sukses cetak pendapatan bersih sebesar Rp168,8 miliar di semester I-2021 atau tumbuh 280,8% yoy.
DGNS Milik Bundamedik (BMHS) Cetak Pendapatan Rp168,8 Miliar di Semester I-2021. (Foto: MNC Media)
DGNS Milik Bundamedik (BMHS) Cetak Pendapatan Rp168,8 Miliar di Semester I-2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Emiten PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS), laboratorium klinik dibawah payung usaha PT Bundamedik Tbk (BMHS) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp168,8 miliar di semester I-2021 atau tumbuh  280,8% yoy.

Sementara itu laba bersih perusahaan melesat lebih tinggi, tumbuh 460,9% yoy atau sebesar Rp46,1 miliar pada 6 bulan pertama di 2021. Pada periode 30 Juni 2021, perseroan juga membukukan kas dan setara kas sebesar Rp52,8 miliar atau meningkat sebesar 219% dibandingkan posisi kas pada 31 Desember 2020. Dana kas ini akan digunakan perseroan untuk mendanai belanja modal keperluan untuk ekspansi.

Pada semester I-2021, perseroan telah melaksanakan 118.865 tes PCR atau tes Covid-19 atau tumbuh 713% yoy dari semester I-2020 sebanyak 14.619 tes. Selain itu, pemeriksaan tes rutin selain PCR juga tumbuh 79% yoy atau setara 255.899 pemeriksaan rutin dari periode semester I-2020 yang hanya sebanyak 142.850.

Sepanjang 6 bulan pertama di 2021, perseroan juga berhasil menumbuhkan jumlah outlet dan cabang perseroan dari 13 outlet dan cabang pada 31 Desember 2020, menjadi 24 outlet dan cabang. Dari 24 outlet dan cabang tersebut, 10 outlet berupa swab center maupun outlet laboratorium. Dalam waktu dekat perseroan akan memiliki 32 outlet dan cabang hingga ke pulau Sulawesi. (Adv)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD