Ekspansi tersebut difokuskan pada pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (AI) melalui pembangunan infrastruktur AI yang mencakup Data Centre AI, high speed connectivity, inland fiber optic backbone, submarine fiber optic backbone, hingga green energy berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Perseroan menyebut, ekspansi dapat dilakukan melalui belanja modal (capex), kebutuhan operasional atau modal kerja (opex), maupun investasi anorganik pada entitas atau lini bisnis yang sejalan dengan misi perseroan.
Untuk merealisasikan rencana PMHMETD I tersebut, DOOH akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 November 2026.
(DESI ANGRIANI)