sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dukung Tol Yogyakarta-Bawen, WSBP Bangun Batching Plant Khusus di Magelang

Market news editor Rahmat Fiansyah
28/10/2026 10:35 WIB
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membangun batching plant di Magelang, Jawa Tengah untuk mendukung proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3.
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membangun batching plant di Magelang, Jawa Tengah untuk mendukung proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3. (Foto: Ist)
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membangun batching plant di Magelang, Jawa Tengah untuk mendukung proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membangun batching plant di Magelang, Jawa Tengah, untuk memenuhi kebutuhan beton siap pakai atau readymix pada proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung efisiensi produksi dan pengiriman beton selama pengerjaan proyek yang dilaksanakan oleh PP-Waskita-Wika KSO.

Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto mengatakan, lokasi batching plant yang dekat dengan area proyek menjadi salah satu keunggulan dalam menunjang kelancaran pasokan beton.

“Dengan lokasi batching plant yang relatif dekat dengan proyek, proses produksi dan pengiriman beton readymix dapat dilakukan secara lebih efisien. Dengan demikian, kebutuhan beton proyek dapat terpenuhi dengan baik, dengan tetap mengutamakan kualitas sesuai spesifikasi yang ditetapkan,” ujar Fandy dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).

Batching plant WSBP Magelang memiliki kapasitas produksi hingga 88.704 meter kubik per tahun. Fasilitas ini juga dapat memproduksi beton dengan mutu yang disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi teknis proyek.

Selain menjaga kualitas produk, WSBP berupaya menerapkan proses produksi yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan fly ash atau abu terbang sebagai bahan substitusi sebagian semen dalam campuran beton. Langkah ini juga ditujukan untuk mengurangi limbah residu pembakaran batu bara.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement