Saat ini, konstruksi CIL fase 1 terus berjalan. Perseroan telah menyelesaikan rekayasa dasar, memajukan rekayasa terperinci, menyiapkan seluruh peralatan utama yang membutuhkan waktu pengadaan panjang, serta memobilisasi kontraktor konstruksi ke lokasi proyek.
Pekerjaan sipil juga telah dimulai di sejumlah area, termasuk penggilingan, pelindian, dan pengentalan. Selain itu, pembangunan fasilitas penyimpanan tailing atau Tailings Storage Facility (TSF) terus berlangsung, termasuk pembangunan bendungan pengelak dan sistem pengalihan air sebelum penimbunan tanggul bendungan awal.
Perseroan turut mengintegrasikan sejumlah infrastruktur utama untuk mendukung pembangunan CIL fase 2 ke dalam desain fase 1. Infrastruktur tersebut meliputi sistem penghancuran, pengangkutan, penumpukan bijih, utilitas air, dan sistem reagen. Pekerjaan pematangan lahan skala besar untuk fase 2 juga akan diselesaikan sebagai bagian dari fase 1.
Dengan persiapan tersebut, pembangunan fasilitas kedua diharapkan dapat berjalan lebih efisien. Pekerjaan fase 2 akan dilanjutkan setelah fasilitas fase 1 berhasil melewati uji coba operasi dan tahap peningkatan produksi.
EMAS saat ini juga menyusun pembaruan studi kelayakan yang mencakup fase 2. Studi tersebut akan memperhitungkan perubahan profil produksi, kebutuhan belanja modal, dan nilai keekonomian proyek setelah ekspansi dilakukan.