IDXChannel - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), atau Mitratel, terus berupaya mempertahankan tren perbaikan tata kelola dan praktik environmental., social & governance (ESG) yang telah berjalan dalam sedikitnya tiga tahun terakhir.
Langkah tersebut terkonfirmasi lewat data ESG Risk Rating Sustainalytics Perseroan, yang terus mengalami peningkatan signifikan, di mana pada 2022, MTEL masih berada pada kategori High Risk dengan skor 34,5.
Setahun kemudian, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) itu berhasil menurunkan risikonya ke kategori Medium Risk dengan skor 22,4, sebelum mencapai kategori Low Risk pada 2024 dengan skor 19,3 dan pada 2025 skor terus menanjak hingga mencapai 18,8.
Pada 2026, Mitratel mencatat ESG Risk Rating sebesar 18,6 dengan kategori Low Risk, membaik dari 18,8 pada 2025, yang sekaligus menempatkan Perseroan di peringkat ke-28 secara global, pada sektor telekomunikasi, berdasarkan penilaian Morningstar Sustainalytics.
"Dengan tren rating yang terus meningkat ini, menunjukkan bahwa posisi ESG di MTEL telah berkembang, dari sekadar fungsi kepatuhan menjadi salah satu pendorong keunggulan kompetitif perusahaan," ujar Analis Sinarmas Sekuritas, Yosua Zisokhi, dalam keterangan resminya, Selasa (11/8/2-2026).
Menurut Yosua, tren perbaikan ESG Risk Rating dalam kurun waktu tiga tahun merupakan pencapaian yang menunjukkan adanya konsistensi implementasi, dan bukan sekadar inisiatif jangka pendek.