“Saya sangat gembira dengan diangkatnya Saudara Shannedy Ong sebagai CEO atau Direktur Utama dari perusahaan kita SURGE. Saya mengenal beliau dalam kesehariannya, seorang pekerja keras dan fokus. Saya sangat mengharapkan kita bersama-sama mendukung beliau sehingga SURGE akan tumbuh berkembang lebih baik di masa yang akan datang,” tutupnya.
Secara operasional, jaringan FWA IRA-Internet Rakyat yang dioperasikan oleh anak usaha, PT Telemedia Komunikasi Pratama, telah mencapai lebih dari 3.100 site yang terintegrasi dan on-air, setara dengan lebih dari 9.000 radio unit yang terpasang dan beroperasi Jaringan tersebut memperluas jangkauan layanan hingga 3,1 juta rumah tangga.
Perseroan optimistis dapat mencapai lebih dari 5.500 site terintegrasi dan on-air pada akhir 2026, sesuai komitmen dalam rencana bisnis awal. Target tersebut didukung oleh strategi penggelaran yang inovatif, termasuk kemitraan kolaboratif untuk mempercepat penyediaan konektivitas backhaul serta program Rumah Sahabat IRA, yang menghadirkan kolaborasi di mana rumah warga menjadi lokasi site.
Sementara itu, layanan FTTH Starlite yang dioperasikan oleh anak usaha, PT Integrasi Jaringan Ekosistem, berada di jalur untuk memenuhi komitmen pembangunan 3,5 juta home pass pada akhir 2026.
Dalam rapat yang sama, SURGE juga memperoleh persetujuan untuk merambah sektor konstruksi fasilitas sentral telekomunikasi yang memungkinkan perseroan secara langsung bisa enawarkan layanan tersebut kepada pelanggan korporasi (B2B) yang membutuhkan pembangunan jaringan multi-lokasi di kawasan komersial, perumahan, industri, pendidikan, pemerintahan, dan ruang publik. Kemampuan ini melengkapi bisnis jaringan serat optik dan akses fixed broadband yang dijalankan grup perseroan.