Selain valuasi yang menarik, CNMA juga menawarkan potensi dividend yield sekitar 10,4 persen, didukung kebijakan pembagian dividen dengan payout ratio 100 persen.
Pada semester I-2026, industri bioskop nasional mencatat pelepasan sedikitnya 259 judul film dengan total penjualan tiket mencapai 52,7 juta penonton. Dengan pangsa pasar Cinema XXI sekitar 70 persen, Samuel Sekuritas memperkirakan CNMA membukukan sekitar 36,7 juta penonton sepanjang enam bulan pertama tahun ini.
Meski jumlah penonton secara kumulatif turun 13,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kinerja kuartalan menunjukkan pemulihan dengan kenaikan 37,5 persen dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter/QoQ).
Namun, secara tahunan jumlah penonton masih turun 25,7 persen akibat tingginya basis perbandingan pada kuartal II-2025, yang menjadi kontributor laba terbesar perseroan dalam empat tahun terakhir.
Untuk kuartal II-2026, Samuel Sekuritas memproyeksikan pendapatan CNMA sekitar Rp1,5 triliun dengan laba bersih di kisaran Rp200 miliar hingga Rp250 miliar. Capaian tersebut setara sekitar 30 persen dari proyeksi laba tahunan Samuel Sekuritas dan 32 persen dari konsensus pasar.