sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Fitch Ratings Ungkap Efek MSCI Terhadap Profil Kredit Pemerintah hingga Perbankan

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
22/10/2026 09:20 WIB
Fitch Ratings menilai tinjauan penyedia indeks global MSCI terhadap pasar saham Indonesia menambah risiko profil kredit negara hingga perbankan.
Fitch Ratings Ungkap Efek MSCI Terhadap Profil Kredit Pemerintah hingga Perbankan. (Foto: iNews Media Group)
Fitch Ratings Ungkap Efek MSCI Terhadap Profil Kredit Pemerintah hingga Perbankan. (Foto: iNews Media Group)

Di sektor perbankan, Fitch menilai bank-bank yang diperingkatnya relatif memiliki ketergantungan rendah terhadap pendanaan dari pasar saham. Kondisi ini didukung rasio permodalan yang secara umum tinggi dan terbatasnya jumlah bank yang baru-baru ini menghimpun modal melalui penerbitan saham.

Tekanan kredit dapat meningkat apabila arus keluar modal berkepanjangan menyebabkan kondisi moneter dan likuiditas semakin ketat. Situasi tersebut berpotensi meningkatkan risiko pembiayaan kembali bagi debitur serta memperburuk kualitas aset dan profitabilitas perbankan.

Sementara itu, perusahaan dengan likuiditas terbatas, tata kelola yang lebih lemah, atau profil kredit mandiri yang kurang kuat dinilai lebih rentan terhadap gejolak pasar. Koreksi harga saham yang berkelanjutan juga dapat menurunkan rasio pinjaman terhadap nilai agunan pada kredit yang dijamin dengan saham, sehingga memicu permintaan tambahan agunan dari kreditur.

Fitch juga menyoroti potensi dampak kenaikan biaya pendanaan terhadap sektor energi dan utilitas. Biaya pembiayaan yang lebih tinggi dapat menunda proyek energi terbarukan yang membutuhkan investasi awal besar, terutama proyek dengan tingkat keekonomian terbatas.

Dengan demikian, Fitch menilai potensi reklasifikasi MSCI bukan satu-satunya faktor penentu risiko kredit Indonesia. Keberlanjutan arus modal, kecukupan cadangan devisa, kondisi pendanaan, dan respons kebijakan akan menentukan sejauh mana tekanan pasar saham merambat ke profil kredit negara dan sektor usaha.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement