IDXChannel - PT Ultra Jaya Milk & Trading Industry Tbk (ULTJ) bakal memiliki pengendali baru, yakni FrieslandCampina International Holding B.V. (FCIH). Perseroan berencana membagikan dividen spesial kepada pemegang saham.
Induk Frisian Flag memberikan saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI) senilai Rp14,57 triliun untuk menjadi pengendali ULTJ. Sebagai gantinya, FFI akan menjadi anak perusahaan Ultra Jaya.
Skema reverse takeover melalui rights issue tersebut memerlukan persetujuan pemegang saham karena nilai FFI yang disuntikkan ke ULTJ setara 178 persen dari ekuitas perseroan. Oleh karena itu, perseroan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Oktober 2026.
Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan Jumat (18/9/2026), ada lima mata acara dalam RUPSLB tersebut. Pertama, persetujuan atas rencana rights issue. Kedua, persetujuan atas akuisisi 100 persen saham FFI.
Ketiga, perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan. Keempat, persetujuan atas rencana penggunaan sebagian saldo laba ditahan sebagai tambahan dividen tunai final. Terakhir, persetujuan perubahan dan pernyataan kembali anggaran dasar perseroan.
Ultrajaya memiliki posisi keuangan yang kuat. Hingga akhir Juni 2026, posisi kas dan setara kas mencapai Rp2,85 triliun. Sementara itu, saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya mencapai Rp7,23 triliun, memungkinkan perseroan untuk mengalokasikan dividen jumbo kepada para pemegang saham.
Aksi korporasi ini juga semakin memperkuat bisnis perseroan. Lewat sinergi Frisian Flag dan Ultrajaya, langkah bisnis tersebut melengkapi lini produk keduanya di mana Ultrajaya memiliki kekuatan di segmen susu UHT dan teh kotak, sedangkan Frisian Flag memiliki keunggulan di segmen susu kental manis (SKM) dan susu bubuk.
Dari sisi keuangan, rencana transaksi ini juga berpotensi membuat aset Ultrajaya melesat menjadi Rp30,7 triliun. Angka itu sudah termasuk goodwill sebesar Rp9,13 triliun yang muncul akibat akuisisi.
(Rahmat Fiansyah)