Adapun saham dengan nilai nominal lama akan diperdagangkan hingga 15 Juli 2026, sedangkan saham dengan nilai nominal baru mulai diperdagangkan pada 20 Juli 2026.
Perseroan menyatakan, stock split dilakukan karena harga saham RAJA dinilai telah berada pada level yang relatif tinggi.
Berdasarkan harga penutupan per 12 Mei 2026, saham RAJA berada di level Rp4.170 per saham, sehingga nilai investasi minimum untuk membeli satu lot saham menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor.
Melalui aksi korporasi ini, RAJA berharap likuiditas perdagangan saham meningkat sekaligus memperluas basis investor ritel.
(DESI ANGRIANI)