AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Gelar RUPSLB, OASA Minta Restu untuk Right Issue

MARKET NEWS
Taufan Sukma/IDX Channel
Minggu, 26 Juni 2022 21:48 WIB
emiten berkode saham OASA tersebut rencananya bakal meminta restu kepada pemegang saham untuk melakukan right issue.
Gelar RUPSLB, OASA Minta Restu untuk Right Issue (foto: MNC Media)
Gelar RUPSLB, OASA Minta Restu untuk Right Issue (foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Protech Mitra Perkasa Tbk dijadwalkan bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (27/6/2022). Dalam acara tersebut, emiten berkode saham OASA tersebut rencananya bakal meminta restu kepada pemegang saham untuk melakukan penawaran saham Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias right issue.

Sebagaimana tertuang dalam keterbukaan informasi yang telah dipublikasikan, Jumat (20/5/2022), PMHMETD direncanakan sebanyak-banyaknya enam miliar saham baru, yang berasal dari saham portepel perusahaan.

“Perseroan bermaksud melakukan PMHMETD melalui penerbitan sebanyak-banyaknya 6 miliar saham baru yang berasal dari saham portepel,” tulis Manajemen OASA, dalam keterbukaan informasi tersebut.

Dijelaskan juga bahwa saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk Peraturan BEI No. I-A. Di mana saham baru akan memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham perseroan lainnya.

Sementara untuk harga pelaksanaan maupun jumlah final right issue, nantinya bakal disesuaikan dengan ijin yang diberikan oleh pemegang saham, untuk kemudian diumumkan melalui prospektus yang akan diterbitkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Nantinya, hasil dari right issue kali ini rencananya bakal dimanfaatkan untuk pengembangan dan ekspansi kegiatan usaha lewat aksi akuisisi maupun  penyertaan pada perusahaan target atau investasi strategis. Tak hanya itu, dana yang terkumpul sedianya juga bakal dimanfaatkan untuk melakukan pembelian aset tetap yang bertujuan menunjang kegiatan operasional serta penguatan modal kerja perusahaan.

“Hal tersebut diharapkan dapat berdampak positif terhadap kinerja keuangan perseroan, serta memperkuat kemampuan profitabilitas dan juga meningkatkan kemampuan perseroan dalam memperoleh pendanaan demi pengembangan usaha," tegas manajemen. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD