Harga minyak turun setelah melonjak pada pekan lalu, tetapi masih bertahan di dekat level tertinggi dalam enam bulan. Pergerakan tersebut terjadi di tengah harapan meredanya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Penurunan harga minyak turut meredakan kekhawatiran inflasi. Namun, pasar masih mewaspadai potensi gangguan pasokan baru yang dapat kembali meningkatkan tekanan harga.
The Fed dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu (28/10). Pasar secara luas memperkirakan bank sentral AS mempertahankan suku bunga setelah kenaikan pada September.
Sementara itu, ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember berada di level 80 persen berdasarkan CME FedWatch Tool.
Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.