Imbal hasil Treasury AS melandai setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam beberapa tahun pada sesi perdagangan, seiring harga minyak melemah dan investor mencermati rangkaian data ekonomi terbaru.
Dolar AS juga turun dari level tertinggi dalam hampir tiga pekan.
Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams mengatakan kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang bukan didorong oleh kekhawatiran terhadap inflasi, melainkan mencerminkan kondisi perekonomian yang solid.
Sementara itu, pertumbuhan tenaga kerja sektor swasta AS pada Agustus berada di bawah ekspektasi.
Namun, harga emas relatif tidak banyak bergerak karena investor memilih menunggu laporan ketenagakerjaan nonpertanian atau nonfarm payrolls (NFP) yang akan dirilis Jumat.
“ADP memang tidak selalu dapat diandalkan dan mungkin bisa memberikan gambaran awal untuk data nonfarm payrolls, tetapi nonfarm payrolls sejauh ini merupakan data yang paling penting bagi pasar,” kata Kepala Analisis Pasar StoneX Rhona O'Connell.