sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Jatuh saat Dolar AS Tembus Level Tertinggi Setahun

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
24/06/2026 07:07 WIB
Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026) karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam satu tahun terakhir.
Harga Emas Jatuh saat Dolar AS Tembus Level Tertinggi Setahun. (Foto: Magnific)
Harga Emas Jatuh saat Dolar AS Tembus Level Tertinggi Setahun. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa (23/6/2026) karena dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level tertinggi dalam satu tahun terakhir seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Penguatan dolar tersebut mengalahkan dukungan bagi emas dari penurunan harga minyak mentah di tengah kemajuan pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Harga emas spot turun 1,93 persen menjadi USD4.110,74 per troy ons.

Dolar AS menguat ke level tertinggi dalam lebih dari satu tahun pada Selasa, sehingga membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

"Untuk saat ini, emas dan perak tidak terlalu memperhatikan situasi di Timur Tengah. Saya pikir pasar lebih mencermati pernyataan Federal Reserve pekan lalu," kata Ahli Strategi Pasar Senior StoneX, Bob Haberkorn, dikutip Reuters.

Sinyal hawkish dari Ketua The Fed baru Kevin Warsh terkait upaya menekan inflasi telah mendorong investor meningkatkan taruhan terhadap kenaikan suku bunga.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai sekitar 86 persen, naik dari 61 persen sebelum pertemuan The Fed pekan lalu.

Meskipun emas kerap dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, logam mulia tersebut cenderung tertekan dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil.

Dari sisi geopolitik, AS memberikan pengabaian sanksi terhadap Iran selama 60 hari mulai Senin setelah berlangsungnya pembicaraan awal terkait kesepakatan damai. Namun, ketegangan di Lebanon masih berlanjut.

Sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan pembicaraan dengan pejabat Iran di Swiss telah membangun fondasi yang baik menuju kesepakatan damai final.

Sementara itu, lalu lintas kapal tanker mulai meningkat melalui Selat Hormuz yang sebelumnya mengalami gangguan.

Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 1 persen pada Selasa. Investor kini menanti rilis data pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS pada Kamis, yang menjadi indikator inflasi pilihan The Fed, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter.

Di antara logam mulia lainnya, harga perak spot turun 4,9 persen menjadi USD61,98 per ons. Platinum melemah 1,2 persen menjadi USD1.657,92 per ons, sedangkan paladium turun 2,6 persen menjadi USD1.232,28 per ons. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement