IDXChannel - Gelombang penawaran umum perdana saham (IPO) pada Juni-Juli 2026 diramaikan sejumlah perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari konsumer, kesehatan, industri, hingga media dan hiburan.
Di tengah banyaknya calon emiten baru, investor perlu mencermati keseimbangan antara valuasi saham dan prospek pertumbuhan kinerja perusahaan.
BRI Danareksa Sekuritas menilai, Selasa (23/6/2026), sejumlah emiten menawarkan daya tarik berbeda. Dari sisi kombinasi valuasi dan pertumbuhan laba, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) menjadi salah satu emiten yang paling menarik.
BACH, perusahaan yang bergerak di sektor industrial khususnya genset dan infrastruktur telekomunikasi, menawarkan valuasi price to earnings ratio (PER) sekitar 10,5-13,1 kali.
Valuasi tersebut dinilai cukup rendah dibandingkan calon emiten lain, dengan proyeksi pertumbuhan laba bersih tahun fiskal 2025 mencapai 98 persen.