Kemudian, PT Nitransatha Dharma Tbk (JECX) menjadi calon emiten dengan valuasi paling premium, dengan PER mencapai 52,9-61,7 kali, meski pertumbuhan laba relatif moderat sebesar 13 persen.
BRI Danareksa juga menyoroti penggunaan dana hasil IPO sebagai faktor penting dalam menilai prospek saham baru.
Dari sejumlah emiten yang masuk dalam daftar, JELI dinilai memiliki penggunaan dana paling produktif karena mayoritas dana IPO diarahkan untuk ekspansi kapasitas produksi.
Sekitar 51 persen dana IPO JELI akan digunakan untuk penyertaan modal anak usaha guna pengembangan lini produk gummy dan jelly. Selain itu, sekitar 18,4 persen dana dialokasikan untuk belanja modal mesin, sehingga berpotensi memperkuat kapasitas produksi perusahaan.
Informasi saja, daftar calon emiten yang masuk dalam parade IPO Juli ini mencakup PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) milik artis kenamaan milik Raffi Ahmad, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dari sektor industrial, PT Nitransatha Dharma Tbk (JECX) dan PT ESA Medika Mandiri Tbk (EMMI) dari sektor healthcare.