sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Danantara Sebut Pelindo hingga Pegadaian Berpotensi IPO di BEI

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
06/08/2026 08:20 WIB
Danantara Indonesia mengungkapkan, banyak BUMN besar yang berpotensi melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Danantara Indonesia mengungkapkan, banyak BUMN besar yang berpotensi melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok. Setneg)
Danantara Indonesia mengungkapkan, banyak BUMN besar yang berpotensi melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: Dok. Setneg)

IDXChannel - Danantara Indonesia mengungkapkan, banyak BUMN besar yang berpotensi melantai perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Beberapa perusahaan itu di antaranya PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo hingga PT Pegadaian (Persero) yang kini berada di kendali PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria menilai, sejumlah BUMN yang berpotensi memiliki nilai kapitalisasi pasar (market caps) besar serta tata kelola yang baik sangat berpotensi untuk menggelar penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di pasar modal.

"Banyak perusahaan-perusahaan kita yang bagus, contohnya ada Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo, Angkasa Pura dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan nanti," kata Dony saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Pada kesempatan itu Dony juga mengatakan pengelolaan BUMN di bawah Danantara difokuskan untuk mencapai target tematik yang berbeda setiap tahunnya. Hal ini tersusun dalam rencana pengembangan BUMN dalam 5 tahun ke depan. 

Dia mencontohkan, misal pada tahun pertama ini pengelolaan BUMN difouskan untuk proses konsolidasi dan restrukturisasi. Target ini akan dicapai melalui penggabungan beberapa perusahan negara, akuisisi antar perusahaan, hingga likuidasi apabila diperlukan. Proses ini ditujukan agar pengelola perusahan negara kedepannya bisa lebih efisien dan berdampak lebih dalam terhadap perekonomian. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement