IDXChannel - Harga minyak mentah ditutup menguat pada perdagangan Jumat (7/8/2026), tetapi mencatat penurunan tajam secara mingguan di tengah ketidakpastian negosiasi terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis bagi perdagangan energi global.
Harga minyak Brent berjangka ditutup naik 1,3 persen menjadi USD83,55 per barel pada Jumat. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 1,15 persen menjadi USD78,18 per barel.
Meski menguat pada akhir pekan, Brent diperkirakan mencatat penurunan lebih dari 8 persen sepanjang pekan ini. Sementara itu, WTI diperkirakan melemah lebih dari 7 persen.
Pergerakan harga minyak sepanjang pekan berlangsung volatil seiring pasar mencermati perkembangan negosiasi yang menentukan mekanisme pengawasan dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
Harga minyak sempat anjlok pada awal pekan karena peluang penyelesaian konflik Iran dan Amerika Serikat (AS) terlihat semakin terbuka. Namun, sentimen kembali berbalik setelah Iran mempertimbangkan rancangan undang-undang yang melarang kapal berbendera AS dan Israel melintas di Selat Hormuz.