sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Melemah, Pasar Menanti Hasil Pertemuan Trump-Xi

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
15/05/2026 07:15 WIB
Harga emas melemah pada Kamis (14/5/2026), tertekan kenaikan harga minyak dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Harga Emas Melemah, Pasar Menanti Hasil Pertemuan Trump-Xi. (Foto: Magnific)
Harga Emas Melemah, Pasar Menanti Hasil Pertemuan Trump-Xi. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga emas melemah pada Kamis (14/5/2026), tertekan kenaikan harga minyak dan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) setelah muncul kabar penyitaan sebuah kapal serta tenggelamnya kapal lain.

Di sisi lain, investor juga mencermati pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.

Emas spot turun 0,79 persen menjadi USD4.652,27 per troy ons.

Indeks dolar AS menguat 0,3 persen, membuat emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga minyak naik setelah muncul laporan mengenai tenggelamnya kapal kargo India dan penyitaan kapal lain di lepas pantai Uni Emirat Arab (UEA) yang tengah menuju perairan Iran.

Sebelumnya, harga minyak sempat melemah setelah media pemerintah Iran menyebut kapal-kapal China melintasi Selat Hormuz.

“Apa yang terjadi di Selat Hormuz hari ini menopang harga minyak dan kembali memicu ekspektasi bahwa suku bunga The Fed akan bertahan tinggi lebih lama. Jika digabung dengan data inflasi yang panas pekan ini, wajar bila dolar menguat dan memberi tekanan pada emas,” ujar Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, dikutip Reuters.

Peluang pemangkasan suku bunga AS kini sebagian besar memudar, menurut alat FedWatch milik CME Group, di tengah lonjakan tajam harga produsen dan konsumen AS pada April yang dipicu kenaikan biaya energi.

“Ada risiko penurunan signifikan pada emas jika konflik Timur Tengah tidak terselesaikan,” kata Kepala Strategi Komoditas Global TD Securities, Bart Melek.

Menurut dia, persediaan dan pasokan produk energi dapat menjadi terbatas sehingga mendorong biaya energi dan inflasi semakin tinggi.

Meski emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Sementara itu, Xi mengatakan kepada Trump bahwa pembicaraan dagang mengalami kemajuan pada Kamis, namun menegaskan perbedaan pandangan terkait Taiwan dapat mengganggu hubungan kedua negara.

Di sisi lain, ringkasan pembicaraan versi AS tidak menyinggung isu Taiwan.

Di tempat lain, pemerintah India mengumumkan pembatasan impor emas sebesar 100 kilogram dalam skema advance authorization.

Harga perak spot turun 4,1 persen menjadi USD84,36 per ons, platinum melemah 3,3 persen ke USD2.066,75, dan paladium turun 3,5 persen menjadi USD1.447,73 per ons. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement