IDXChannel - Harga emas melemah pada perdagangan Senin (19/10/2026), tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan imbal hasil US Treasury.
Investor juga mencermati keputusan kebijakan Federal Reserve (The Fed) pekan depan, dengan bank sentral AS tersebut diperkirakan mempertahankan suku bunga.
Harga emas spot turun 0,59 persen menjadi USD4.140,81 per troy ons.
Dolar AS menguat, sehingga membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Pada saat yang sama, imbal hasil US Treasury 10 tahun naik 0,6 persen.
“Ada kekhawatiran bahwa bank sentral perlu memperketat kebijakan lebih lanjut untuk mengendalikan inflasi. Hal ini kembali mendorong kenaikan imbal hasil. Dengan imbal hasil yang masih tinggi, investor emas mulai mempertanyakan apakah saat ini lebih menarik untuk berada di pasar obligasi,” kata analis pasar di Forex.com, Fawad Razaqzada, seperti dikutip Reuters.
The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September, yang menjadi kenaikan pertama pada tahun ini.