Trump juga mendorong lebih banyak negara Arab dan Muslim untuk bergabung dalam Abraham Accords, kesepakatan yang dimediasi pada masa jabatan pertamanya dan bertujuan menormalisasi hubungan antara negara-negara Arab serta negara mayoritas Muslim dengan Israel.
“Hal itu bisa berarti penurunan signifikan premi risiko di Timur Tengah, terutama jika kesepakatan dengan Iran tercapai dan Iran menyerahkan material nuklirnya,” ujar Flynn.
Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin menyatakan bahwa Iran tengah bernegosiasi untuk mengakhiri perang dan saat ini tidak membahas isu nuklir.
Meski kesepakatan damai tercapai, para analis memperkirakan normalisasi arus minyak melalui selat tersebut memerlukan waktu berbulan-bulan, sementara fasilitas minyak dan gas yang rusak diperbaiki.
“Defisit pasokan sekitar 10-11 juta barel per hari tidak akan langsung hilang dan pasar masih akan menguras persediaan hingga produksi minyak mentah Timur Tengah kembali pulih, yang diperkirakan memerlukan waktu beberapa bulan,” ujar analis Sparta Commodities June Goh.