IDXChannel - PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan bahwa Ignasius Jonan resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai anggota Dewan Komisaris perseroan.
"Pada tanggal 8 Mei 2026, perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ignasius Jonan dari jabatannya selaku Komisaris Independen perseroan," kata Corporate Secretary UT, Ary Setiawan dalam keterbukaan informasi, Rabu (13/5/2026).
Setelah menerima surat tersebut, perseroan akan menindaklanjuti pengajuan tersebut sesuai dengan ketentuan anggaran dasar perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sesuai aturan, perseroan wajib menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta restu investor atas rencana tersebut.
Jonan diangkat pertama kali sebagai Komisaris Independen UT dalam RUPST 25 April 2025. Dia juga merangkap jabatan sebagai Ketua Komite Audit pada anak perusahaan PT Astra International Tbk (ASII). Kemudian pada RUPST yang digelar pada 16 April 2026, dia kembali dipercaya untuk menduduki jabatan yang sama.
Mantan Direktur Utama PT KAI (Persero) itu baru-baru ini juga mengundurkan diri dari posisinya sebagai Presiden Komisaris PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) yang kemudian digantikan oleh eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra.
Dengan keputusannya mundur dari UT, maka Jonan kini mengembang jabatan komisaris pada dua perusahaan publik, yakni Komisaris Independen PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan Presiden Komisaris & Komisaris Independen PT Soho Global Health Tbk (SOHO).
Jonan memperoleh gelar Doktorandus di bidang Akuntansi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga pada 1986. Dia kemudian melanjutkan pendidikan pada Fletcher School of Law and Diplomacy, International Relations and Affairs untuk memperoleh gelar Master of Arts pada 2004.
Dia dikenal pernah aktif di pemerintahan dengan menjabat Menteri Perhubungan dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Sebelumnya, dia berkarier di Citigroup dengan jabatan terakhir sebagai Managing Director Citigroup Investment Banking (2006-2008) dan CEO PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (2001-2006).
(Rahmat Fiansyah)