AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

IHSG Berpotensi Naik Agresif, Investor Disarankan Lakukan Aksi Buy

MARKET NEWS
Hafid Fuad/Koran Sindo
Rabu, 21 April 2021 13:32 WIB
Data ekonomi yang membaik, ditambah persoalan Covid-19 yang segera ditemukan obatnya membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi membaik.
IHSG Berpotensi Naik Agresif, Investor Disarankan Lakukan Aksi Buy. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Data ekonomi yang membaik, ditambah persoalan Covid-19 yang segera ditemukan obatnya membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi membaik. Para investor pun disarankan untuk melakukan aksi beli, terutama mereka yang terbiasa melakukan investasi jangka panjang.

Chief Economist TanamDuit, Ferry Latuhihin, memberikan saran kepada investor jangka panjang agar segera melakukan aksi buy di pasar saham. Menurutnya ada potensi IHSG akan naik tinggi atau over shooting khususnya mulai kuartal tiga tahun ini.

"Akan segera keluar data ekonomi, kinerja emiten, serta data ekonomi global. Perkiraan saya bila ini semua positif dampaknya IHSG akan bergerak seperti kuda Rodeo yang lepas dari kandangnya. Itu bisa terjadi. Karena itu ada yang namanya over shooting ataupun bubble sementara," kata Ferry saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta (21/4/2021).

Dia mengaku optimistis kondisi ekonomi global dan domestik dalam tren yang getting better and better. Masalah saat ini adalah penyebaran Covid-19 di India. Namun persoalan pandemi Covid-19 tentu akan segera menemukan penyelesaiannya.

Sementara pertumbuhan ekonomi nasional setelah tahun ini diperkirakannya menuju 6 persen sampai di tahun 2030.

"Jadi kalau punya horizon investasi yang panjang sekarang saatnya buy. Saya juga hold terus on the back of that long term outlook. Cash disisakan sekedarnya saja," tambahnya. 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD