Area resistance IHSG berada di kisaran 6.185-6.240. Jika mampu menembus area tersebut, kata BRI Danareksa, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.319.
Di sisi lain, level support berada di 6.019 dan berikutnya 5.854.
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih menunjukkan tren bearish.
Namun, histogram yang mulai menyempit mengindikasikan tekanan jual mulai mereda sehingga peluang technical rebound masih terbuka.
Dari sisi historis, Oktober juga memberikan katalis bagi pergerakan IHSG. Dalam enam tahun terakhir, IHSG tercatat menguat pada lima periode Oktober dengan rata-rata kenaikan 1,69 persen.
Peluang tersebut bertepatan dengan dimulainya musim publikasi laporan keuangan kuartal III-2026.