IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,3 persen ke level 6.315 poin pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Hampir seharian bergerak di zona hijau, indeks kehilangan tenaga menjelang penutupan.
Saham-saham "konglo" yang menopang pergerakan IHSG hari ini bergerak melemah, dipimpin oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang kompak turun masing-masing 4,8 persen dan 3,3 persen, mencerminkan tekanan jual yang tinggi.
Meski begitu, saham-saham "konglo" lain tetap menghijau di antaranya PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menanjak 8,9 persen ke Rp183, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menguat 7,3 persen ke Rp472, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) yang menghijau 4,9 persen ke Rp755. Kenaikan saham BUMI juga ditopang oleh sentimen transaksi di pasar negosiasi yang mencapai Rp248 miliar.
Saham-saham perbankan juga ikut menjadi pemberat IHSG dengan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 3,5 persen ke Rp6.275 dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang melemah 0,99 persen ke Rp2.990.
Nilai transaksi IHSG sepanjang perdagangan mencapai Rp22,76 triliun. Sebanyak 594,6 juta lot saham diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 3,18 juta kali, mengindikasikan ramainya transaksi jual beli di pasar reguler.
Selain IHSG, subindeks lain juga tertekan di mana IDX30 dan LQ45 turun masing-masing 1,05 persen dan 0,86 persen, mencerminkan tekanan pada saham-saham big caps. Sementara dua subindeks syariah ISSI dan JII justru naik masing-masing 0,14 persen dan 0,42 persen.
Saham-saham yang masuk deretan top losers di antaranya PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) anjlok 6 persen ke Rp845, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) melemah 5,1 persen ke Rp1.410, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) terkoreksi 4,8 persen ke Rp2.170.
Adapun saham-saham yang menghijau dan masuk jajaran top gainers yakni PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) menguat 10,6 persen ke Rp376, PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) meningkat 9,8 persen ke Rp470, dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) naik 9,0 persen ke Rp121.
(Rahmat Fiansyah)