Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian mencatatkan kenaikan 2,46 persen menjadi 1,72 juta kali. Adapun investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sebesar Rp3,34 triliun, sehingga akumulasi net sell asing sepanjang tahun 2026 mencapai Rp88,19 triliun.
Tekanan pada pasar modal domestik bertepatan dengan pengumuman MSCI pada 15 Oktober 2026 terkait periode konsultasi atas proposal reklasifikasi status Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Menanggapi hal tersebut, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemangku kepentingan memperkuat koordinasi untuk menjaga stabilitas serta kepercayaan investor. BEI juga menegaskan tetap menghormati independensi MSCI, namun akan mengajukan klarifikasi mendalam mengingat berbagai reformasi pasar yang telah dijalankan.
"BEI menggarisbawahi bahwa pengumuman MSCI tersebut masih berupa tahap konsultasi yang berlangsung hingga 30 April 2027 dan belum bersifat keputusan final," kata Valentina.
Sebagai langkah responsif, konferensi pers bersama diselenggarakan di Gedung BEI pada Jumat (16/10/2026). Forum tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani, COO Danantara Indonesia Dony Oskaria, Kapolri Suyudi Ario Seto, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi. Turut hadir jajaran direksi BEI, KPEI, dan KSEI.