Asing pun membukukan jual bersih (net sell) Rp2,52 triliun di pasar reguler dalam sepekan terakhir. Dalam sebulan, angka net sell mencapai Rp19,32 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar menjadi pemberat utama indeks.
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turun 2,55 persen, PT Astra International Tbk (ASII) melemah 2,26 persen, dan PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA) terkoreksi 2,66 persen.
Tekanan juga datang dari saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang turun 1,06 persen serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang merosot 5,80 persen.
Memasuki perdagangan November, BRI Danareksa Sekuritas menilai pelaku pasar mulai mencermati implementasi kebijakan BEI yang mengecualikan 81 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan indeks.
Saham-saham tersebut sebelumnya memiliki bobot gabungan sekitar 18 persen terhadap IHSG.