Perseroan menetapkan harga penawaran tender sukarela sebesar Rp11.500 per saham dengan target pembelian maksimal 159.598.500 saham atau sekitar 7,90 persen dari saham yang dimiliki publik.
Dana untuk pelaksanaan tender offer tersebut akan menggunakan kas internal Digital Edge (Hong Kong) Ltd selaku grup pengendali.
Manajemen EDGE mengungkapkan sejumlah alasan di balik rencana voluntary delisting, antara lain integrasi operasional regional di bawah grup Digital Edge, kebutuhan yang lebih rendah terhadap pendanaan dari pasar modal, serta tingkat likuiditas perdagangan saham yang relatif rendah di Bursa.
Saham EDGE sendiri telah mengalami penghentian sementara perdagangan atau suspensi di seluruh pasar sejak Februari 2026.
Suspensi tersebut berlaku sejak sesi pra-pembukaan perdagangan pada 10 Februari 2026 setelah manajemen Perseroan mengajukan permohonan terkait rencana pembatalan pencatatan saham secara sukarela pada 9 Februari 2026.
(DESI ANGRIANI)