Sementara itu, PT Masmindo Dwi Area mengeluarkan biaya eksplorasi sebesar Rp6,13 miliar di wilayah Awak Mas-Puncak Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan oleh departemen eksplorasi Masmindo bersama PT Puma Jaya Utama meliputi pemboran lubang terbuka, pemetaan geologi, dan analisis sampel. Selama kuartal III-2026, kegiatan tersebut mencakup pengambilan dan analisis 191 sampel serta pemboran di tujuh lubang.
Adapun PT Mekko Metal Mining tidak melakukan aktivitas eksplorasi di wilayah Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, selama periode pelaporan. Dengan demikian, tidak terdapat biaya eksplorasi yang dikeluarkan anak usaha INDY tersebut pada kuartal III-2026.
Untuk rencana eksplorasi ke depan, Kideco dan Masmindo akan melanjutkan aktivitas pemboran dan pemetaan geologi di wilayah tersebut.
(DESI ANGRIANI)