Disiplin pengelolaan keuangan dan efisiensi operasional turut mendongkrak EBITDA menjadi Rp265,12 miliar atau tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).
Surina menuturkan, guna menjaga pertumbuhan jangka panjang, INPP terus memperkuat fondasi bisnis di segmen hospitality dan komersial. Langkah strategis ini direalisasikan melalui pengoperasian 23 Semarang Shopping Center tahun ini, serta rencana ekspansi proyek komersial 88 Plaza di Balikpapan.
"Ke depan, INPP menargetkan untuk mempertahankan kontribusi recurring income di kisaran 70 persen," katanya.
Selain itu, konsistensi strategi dan penguatan fundamental bisnis ini juga mendapatkan pengakuan dari lembaga pemeringkat PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), yang mempertahankan peringkat INPP pada level idA- dengan prospek stabil.
Peringkat tersebut mencerminkan kuatnya kontribusi pendapatan berulang perseroan, didukung posisi pasar yang baik, kualitas aset yang solid, serta kekuatan jaringan dan merek hotel yang dikelola INPP.
(Dhera Arizona)