IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi agresif sebesar 11,57 persen ke 5.185 dan disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual, pada timeframe weekly, IHSG terkoreksi 14,91 persen.
Dengan tertembusnya support krusial di 5.317, maka posisi IHSG sedang membentuk wave [v] pada worst case skenarionya (update pada label biru kemarin).
Dikutip dari riset MNC Sekuritas Minggu (18/10/2026), hal tersebut berarti IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji 5.021-5.120 dahulu dan kemungkinan menguat ke 5.397-5.514. Support: 5.063, 4.962 dan resistance: 5.318, 5.607.
Berikut saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas:
ASII - Trading Buy
ASII terkoreksi agresif sebesar 12,34 persen ke Rp4.190 dan disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. Diperkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c].
Trading Buy: Rp4.000-4.160
Target Price: Rp4.320, Rp4.420
Stoploss: below Rp3.920
INCO - Buy on Weakness
INCO terkoreksi agresif 14,81 persen ke Rp3
450 disertai dengan peningkatan volume. Diperkirakan, posisi INCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave A.
Buy on Weakness: Rp3.270-3.450
Target Price: Rp3.840, Rp4.190
Stoploss: below Rp3.130
TLKM - Buy on Weakness
TLKM terkoreksi 14,80 persen ke Rp1.900 dan disertai dengan volume yang relatif besar. Saat ini, diperkirakan posisi TLKM sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave Y.
Buy on Weakness: Rp1,775-Rp1.840
Target Price: Rp1.980, Rp2.100
Stoploss: below Rp1.730
UNTR - Buy on Weakness
UNTR terkoreksi 10,40 persen ke Rp22.625 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Diperkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada di awal wave [iv] dari wave C.
Buy on Weakness: Rp22.325-22.600
Target Price: Rp23.450, Rp23.900
Stoploss: below Rp21.900
(kunthi fahmar sandy)