Sementara itu, laba operasional juga turun 6,7 persen menjadi Rp5,13 triliun. Penurunan tersebut sejalan dengan beban operasional yang relatif terkendali.
Hingga Juni 2026, perseroan mencatatkan kas dan setara kas sebesar Rp7,08 triliun dengan total aset mencapai Rp163,21 triliun.
Liabilitas perseroan naik menjadi Rp99,98 triliun, terutama akibat kenaikan utang bank jangka pendek menjadi Rp8,56 triliun (+137 persen) dan utang obligasi menjadi Rp4,60 triliun (+6 persen). Meski begitu, utang bank jangka panjang yang menjadi beban utama perseroan turun 6,5 persen menjadi Rp64,34 triliun.
Ekuitas Jasa Marga tercatat naik menjadi Rp37,13 triliun. Posisi ini ditopang oleh saldo laba yang mencapai Rp30,1 triliun.
(Rahmat Fiansyah)