IDXChannel - PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) belum menetapkan keputusan maupun rencana definitif terkait rencana pencatatan saham di Bursa Hong Kong.
Pernyataan tersebut disampaikan MBMA dalam klarifikasinya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), beberapa hari setelah perseroan dikabarkan mempertimbangkan aksi penggalangan dana melalui penerbitan Hong Kong Depositary Receipts (HDR) di Bursa Hong Kong.
"Perseroan belum menetapkan keputusan maupun rencana definitif terkait pencatatan saham di Bursa Hong Kong," tulis manajemen MBMA dalam surat kepada BEI, Rabu (9/9/2026).
MBMA menegaskan, belum terdapat informasi yang dapat disampaikan kepada publik terkait rencana pencatatan saham tersebut.
Informasi yang belum dapat disampaikan antara lain tujuan pencatatan, perkiraan waktu pelaksanaan, dampak terhadap kinerja dan strategi jangka panjang perseroan, serta jumlah saham yang akan dikonversikan menjadi Hong Kong Depositary Receipts.
Sebelumnya, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), yang juga merupakan bagian dari grup PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), telah menghimpun sekitar HKD2,4 miliar atau setara USD306 juta melalui penawaran Hong Kong Depositary Receipts pada Juni 2026.
Adapun MBMA merupakan salah satu produsen nikel di Indonesia yang memiliki aset pertambangan serta fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel di Sulawesi.
(DESI ANGRIANI)